HomeBeritaPalestina Kutuk Serangan Drone ke Kuwait di Tengah Memanasnya Ketegangan Iran-AS

Palestina Kutuk Serangan Drone ke Kuwait di Tengah Memanasnya Ketegangan Iran-AS

RAMALLAH – Pemerintah Palestina mengecam keras serangan drone yang menargetkan wilayah Kuwait dan menyebut aksi tersebut sebagai pelanggaran terang-terangan terhadap hukum internasional serta ancaman serius bagi stabilitas kawasan Timur Tengah.

Kementerian Luar Negeri dan Ekspatriat Palestina dalam pernyataannya menegaskan solidaritas penuh terhadap pemerintah dan rakyat Kuwait. Palestina juga menyatakan dukungannya terhadap seluruh langkah yang diambil Kuwait untuk menjaga kedaulatan, keamanan nasional, serta keselamatan warga dan penduduknya.

Pernyataan itu muncul setelah Kementerian Pertahanan Kuwait mengumumkan bahwa sejumlah “drone bermusuhan” terdeteksi memasuki wilayah udara negara tersebut pada Minggu dini hari. Militer Kuwait menyebut drone-drone itu berhasil ditangani sesuai prosedur pertahanan yang berlaku.

Juru bicara militer Kuwait, Kolonel Saud Abdulaziz Al-Atwan, mengatakan angkatan bersenjata Kuwait berada dalam kesiapan penuh untuk melindungi keamanan negara di tengah meningkatnya ketegangan regional. Hingga kini, otoritas Kuwait belum mengungkap jumlah pasti drone maupun pihak yang bertanggung jawab atas serangan tersebut.

Insiden ini terjadi di tengah meningkatnya ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat yang kembali memanas dalam beberapa pekan terakhir. Sejumlah laporan internasional menyebut kawasan Teluk kembali berada dalam status siaga tinggi menyusul aktivitas drone dan ancaman terhadap jalur strategis di Selat Hormuz.

Palestina dalam pernyataannya menegaskan penolakan terhadap segala bentuk serangan maupun tindakan yang dapat mengganggu keamanan negara-negara Arab. Pemerintah Palestina juga memperingatkan bahwa eskalasi militer di kawasan hanya akan memperburuk situasi keamanan regional yang sudah rapuh akibat konflik berkepanjangan di Timur Tengah.

Dalam beberapa bulan terakhir, Kuwait menjadi salah satu negara Teluk yang berada dalam kewaspadaan tinggi akibat dampak konflik regional. Sebelumnya, laporan media internasional juga menyebut adanya sejumlah serangan drone dan ancaman terhadap fasilitas strategis di negara tersebut di tengah konflik Iran, Amerika Serikat, dan sekutunya. (CKY)

ARTIKEL TERKAIT
- Advertisment -spot_img

Terpopuler