HomeBeritaDua Warga Palestina Tewas dalam Serangan Terpisah di Khan Younis dan Gaza...

Dua Warga Palestina Tewas dalam Serangan Terpisah di Khan Younis dan Gaza City

GAZA CITY — Dua warga Palestina tewas dan beberapa lainnya luka-luka dalam dua serangan udara Israel yang terjadi secara terpisah di Khan Younis dan Gaza City pada Kamis (13/8/2026), menurut laporan kantor berita Palestina WAFA.

Serangan pertama terjadi ketika pesawat nirawak Israel menghantam sebuah sepeda motor di dekat gedung Bulan Sabit Merah Palestina di lingkungan Al-Amal, sebelah barat Khan Younis. Satu orang tewas dan beberapa lainnya luka-luka. Para korban dibawa ke Rumah Sakit Nasser.

Serangan kedua menghantam sebuah mobil di dekat New Port, lingkungan Sheikh Ajleen, barat daya Gaza City. Satu warga Palestina tewas dan sejumlah lainnya cedera. Tim Bulan Sabit Merah membawa korban tewas dan luka-luka ke Rumah Sakit Al-Shifa di Gaza City bagian barat.

Kondisi Warga di Gaza Tengah dan Selatan

Seorang warga Gaza tengah yang enggan disebutkan namanya menggambarkan kondisi di wilayahnya sebagai “sangat buruk”, dengan tembakan artileri, suar penerangan, dan drone quadcopter yang terus-menerus terdengar siang dan malam. Ia menyebut wilayah Khan Younis dan Deir al-Balah timur berada di dekat lokasi penembakan artileri yang berlangsung tanpa henti.

Sumber tersebut juga menyebut militer Israel kerap melepaskan tembakan tanpa target jelas di dekat kawasan yang berbatasan dengan “Garis Kuning” — batas penarikan pasukan Israel yang disepakati dalam kerangka gencatan senjata — yang menyebabkan korban jiwa dan luka-luka warga sipil.

Komandan Hamas Lain Dikonfirmasi Tewas

Terpisah, militer Israel pada Jumat (14/8/2026) mengonfirmasi bahwa seorang komandan Hamas, Muhammad Bassam Mushtaha, tewas dalam serangan udara di Gaza utara pada 30 Juli 2026 — namun kematiannya baru diumumkan resmi pekan ini. Militer Israel menyebut Mushtaha sebagai komandan Batalion Al-Shati yang terlibat dalam penyerangan 7 Oktober 2023 dan penyanderaan sejumlah warga Israel di Gaza.

Konfirmasi ini menyusul rangkaian serangan sebelumnya, termasuk tewasnya kepala kepolisian sipil Gaza City, Kolonel Jamal Abu Kamil, dalam serangan drone pada Kamis di Jalan al-Rashid, Gaza City. Militer Israel mengeklaim Abu Kamil adalah komandan Hamas, klaim yang dibantah oleh kepolisian Gaza.

Rangkaian serangan ini terjadi setelah Israel mengakhiri jeda serangan udara yang berlangsung lebih dari sepekan atas tekanan Amerika Serikat, menyusul ketegangan akibat penolakan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu terhadap rencana 15 poin Presiden AS Donald Trump untuk penyelesaian konflik Gaza.

ARTIKEL TERKAIT

Terkini